Makna Simbolik di Balik Nama

 TBM Ibnu Hajar Pagang



Berawal  dari sebuah niat membangkitkan minat literasi anak perkampungan di masa pandemi Covid-19. Taman Baca Masyarakat (TBM) Ibnu Hajar secara sosiologis dirintis menjadi sebuah komunitas literasi guna mencegah terjadinya learning loss sebagai dampak dari pandemi  dan kebijakan belajar dari rumah. Belajar dari rumah sebuah kemestian di masa pandemi, namun kenyataannya, anak-anak justru lebih asyik bermain daripada belajar.  Bukan sekadar itu, anak-anak sudah mulai tertarik dengan penggunaan gawai daripada meluangkan waktu berliterasi.  TBM Ibnu Hajar berlokasi di Kampung Pagang Kelurahan Sibatua Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan.

Penamaan Ibnu Hajar pada taman baca masyarakat tersebut mempunyai nilai historis dan infus perngabdian pendiri, pengelola, dan relawan TBM Ibnu Hajar. Nilai historis berasal dari sosok  Ibnu  Ḥajar al-ʿAsqalānī,  seorang pekerja keras untuk mencapai kedudukan ahli dalam disiplin keilmuannya.  Beliau adalah ulama besar dan masyhur dalam bidang hadits dan fiqh. Sementara itu infus pengabdiaan di balik penamaan TBM Ibnu Hajar adalah wujud bakti pendiri taman baca kepada orang tua dengan mengabadikan nama almarhum Ibnu Hajar Mashud Daeng Sitakka  pada komunitas  tersebut karena kadarullah mempunyai nama yang sama dengan Ibnu  Ḥajar al-ʿAsqalānī. Kedua inspirasi penamaan TBM Ibnu Hajar adalah sosok  yang sangat cinta terhadap dunia pendidikan.

Makna simbolik di balik nama TBM Ibnu Hajar bagaikan pelita bagi para pengelola dan relawan literasi, meskipun di pagi hari beraktivitas menunaikan kewajiban sebagai abdi negara, namun balik dari kantor langsung mendedikasikan diri untuk Taman Baca Ibnu Hajar. Berkat kolaborasi TBM Ibnu Hajar dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, akhirnya TBM Ibnu Hajar secara yuridis berdiri pada tanggal 03 Februari 2021 dengan Surat Keputusan Nomor: 040/222/DPK oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Pangkep Tanggal 22 Februari 2021. Kurang lebih setahun beroperasional pada 2021 terpilih sebagai sebagai Taman Baca Masyarakat Terbaik I di Kabupaten Pangkep oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep.

Pucuk dicinta ulam pun tiba.  Buah dari keikhlasan para pengelola dan relawan, serta  antusias para pemustaka, masyarakat, dan pemerintah, kini  TBM Ibnu Hajar bukan sekadar sebagai wadah literasi dan belajar, namun mulai melakukan tranformasi berbasis inklusif sosial melalui kegiatan praktik keterampilan, pengajian, diskusi, wadah bagi para anak muda dan forum anak berkreasi dan memberikan penyuluhan, serta memberi wadah bagi anak usia dini belajar dan bermain di area TBM Ibnu Hajar. Atas dasar tersebut TBM dijadikan sebagai TBM Ibnu Hajar Terintegrasi.  

Peran TBM Ibnu Hajar Terintegrasi pada akhirnya menjadi salah satu ikon Pemerintah Daerah (Pemda) dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Alhasil Pengelola TBM Ibnu Hajar mendapat apresiasi dari Bupati Pangkep Bapak H.Muh.Yusran Lalogau, S.Pi.,M.Si. pada tanggal 10 Mei 2023. Selanjutnya Komunitas Balla Ana’ Muda  di TBM Ibnu Hajar berkolaborasi dengan Pemerintah Kelurahan Sibatua dan  Tim Penggerak PKK Kabupaten membina Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (Paaredi) dan berhasil meraih juara 1 pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-51 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023 pada tanggal 28 Juli 2023.

Ungkapan bijak “Jika mendapat buah yang pahit janganlah buah itu langsung dimuntahkan, boleh jadi, obat bagimu.”  Tantangan, kritikan, bahkan kesangsian  pihak tertentu terhadap perjuangan komunitas literasi tak menyurutkan perjuangan, namun dijadikan sebagai motivasi untuk bekerja lebih propesional dan berdampak positip terhadap masyarakat. Sebaliknya ungkapan “Jika mendapat  buah yang manis janganlah buah itu langsung ditelang, boleh jadi rajun bagaimu.” Apresiasi, pujiaan, bahkan sanjungan berbagai pihak, hendaknya membuat kita tetap rendah hati dan istikamah. Hal esensial dari perjuangan adalah mencerdeskan anak bangsa. Apresiasi adalah sesuatu yang harus disyukuri dan semakin memotivasi diri untuk terus belajar dan berdedikasi. Semoga menjadi keberkahan dunia dan akhirat. Aamiin.





 

 

 







Komentar

Marwah mengatakan…
Masyaallah
Udin mengatakan…
Masyaallah, lusr biasa

Postingan populer dari blog ini

Teks Cerita inspirasi Menyentuh Hati Terbaru

Toponimi Kampung Pagang

MAKASSAR'TA TIDAK RANTASA